Halo brother biker
.. kali ini saya menulis pengalaman rekan dari Yamaha Vixion Club Indonesia (YVCI) chapter Depok yang terjadi sekitar tahun 2010. Namanya Sist Ninna. Sis Ninna adalah salah satu Lady biker sejati yang memiliki jam terbang tinggi. Dua kali saya bersua dengan beliau, yang pertama diacara jambore nasional YVCI pertama diJakarta pada tahun 2009 dan yang kedua ketemu diacara Anniversary YVC Magelang diMagelang jawa Tengah pada tahun 2010. Namanya hobi touring tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, ada kenikmatan tersendiri bagi yang menjalaninya
Dibulan Februari tahun 2010 silam, Sist Ninna bersama seorang rekan yang tidak mau disebutkan namanya
melakukan duo touring dari Jakarta ke Sabang (Sumatera paling pucuk ) masing-masing menggunakan motor sendiri-sendiri, tentunya melewati jalan andalas yang terkenal dengan begal dan bajing loncatnya. Konon dijalur Sumatera, Jarang sekali ada kendaraan yang berani melintas sendirian, Kendaraan yang akan melewati jalur tersebut memilih berkonvoi dengan kendara’an lain yang searah. Berangkat dari Jakarta tanggal 31 Januari jam 22.00 menuju Sabang. Pada perjalanan dari jakarta kesabang relatif lancar nggak ada halangan. namun Pada perjalanan pulang, mereka memutuskan untuk mampir ke Bukit Tinggi dari Pekanbaru.

Sekitar jam 7 malam, kami sampai di Muaro Bungo, sebuah kota yang lumayan agak lengkap meskipun masih tergolong kota kecil. Setelah mengambil uang secukupnya di ATM, kami memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil makan malam. Saat terjebak ditraffic light untuk mencari makan itulah, dikota kecil in the midle of nowhere itu, firasat aneh mulai menghampiriku. Dua orang pemuda yang duduk berboncengan diatas motor disebelahku menegur kami. Dan karena sudah sangat terbiasa dengan keramahan ala bikers bumi Sumatera, kami membalas ramah. Percakapan singkat pun terjalin.
S ( strangers ) : turing ya, Mba?
N ( ninna pastinya ) : iya…
S : dari mana mau kemana nih?
N : dari Bukittinggi, mau ke Jambi…
S : wah..jauh juga ya…..berdua doang??
N : iya, nih…
S : rencana mau langsung atau nginep disini dulu, Mba?
N : langsung si, rencananya..tanggung kan, tinggal beberapa jam lagi…
S : (mengangguk2) tadi habis dr Bank ya, Mba?
Temanku langsung memotong percakapan kami singkat, aga ketus : ngga, kita habis cari makan!

Aku terkejut, tapi saat itu lampu sudah berubah hijau, dan setelah mengklakson sopan, mereka langsung tancap gas meninggalkan kami. Saat makan, firasatku makin menjadi. Aku membujuk temanku untuk menginap semalam dikota kecil ini, tapi beliau berkeberatan dengan alasan Jambi hanya tinggal beberapa jam kedepan, dan setelah berputar – putar, kami ternyata memang tidak bisa menemukan penginapan..

Akhirnya, dengan hati sangat berat dan tubuh lelah luar biasa, kami melanjutkan perjalanan sekitar jam10 malam. Lewat jam 12 malam, aku memohon untuk berhenti. Tubuhku sudah betul – betul tidak sanggup untuk melanjutkan. Jadi, disebuah kedai kecil dipinggir jalan, kami pun berhenti. Temanku memesan kopi dan menonton Tv bersama pemilik warung, sementara aku, setelah menyusun beberapa bangku dan meminta izin, langsung menutupi wajahku dengan balaclava dan tertidur pulas. Saat itu, hanya ada kami bertiga di kedai itu.

Sekitar pukul setengah 2 pagi, aku terbangun oleh suara percakapan. Duduk dibelakangku, dua orang pemuda yang anehnya terlihat familiar sedang asik mengobrol, dan tidak lama kemudian, pemuda ketiga muncul menghampiri. Menyadari aku memperhatikannya, tak lama kemudian merekapun pergi. Sementara, kami lantas bersiap – siap untuk melanjutkan perjalanan. Aku menepiskan perasaan khawatirku dan hanya berkonsentrasi untuk menghalau kantuk. Tak berapa jauh didepan, kami berhenti lagi di sebuah POM Bensin lumayan besar untuk mengisi bahan bakar. Setelah bujukanku untuk menunggu pagi disini kembali ditolak, kami pun kembali berangkat.

Jalan itu gelap gulita, agak rusak, dan berkelok – kelok. Ilalang yang tumbuh tinggi dan pepohonan menghalangi cahaya dari rumah penduduk setempat yang sangat jarang ada. Rekanku memposisikan diri didepan ( karena di malam hari, mataku kurang awas), sementara aku mengeluarkan ponsel untuk memberitahukan posisi kami kepada teman – teman di Jambi ( ini contoh pelanggaran, so don’t try this at home!! ). Jalanan yang kosong melompong membuatku santai saja mencoba mengetik pesan. Setengah sadar karena kantuk dan sekaligus berusaha berkonsentrasi pada Ponsel ditangan, aku sama sekali tidak menyadari kehadiran dua motor yang menghampiri dibelakangku. Tiba – tiba, kedua motor itu menyalip dan memepet kami, menyamakan diri dengan laju motor kami. Pemuda didepan berusaha meraih HP ditanganku tapi untungnya refleksku masih berfungsi baik. Aku langsung mengantunginya sambil menginjak rem dalam-dalam, berhenti, mengikuti rekan didepanku sementara kedua motor itu masih melaju, meninggalkan sedikit jarak yang sangat berguna. Sebelum kedua motor itu sempat berbuat apa – apa, refleks kami adalah memutar balik dan langsung memacu motor kami kearah berlawanan, kembali ke POM bensin tadi.

Bayangkan jalanan asing didaerah antah berantah yang jalannya rusak dan berbelok – belok, gelap gulita, dengan rumput-rumput setinggi orang dewasa dikiri kanan, namun kami harus melewatinya sekencang – kencangnya berusaha lolos dari kejaran dua pembegal itu. Sesampainya diPom bensin dengan posisi masih duduk diatas motor, kami tetap waspada..kami melihat pemuda – pemuda itu masuk ke Pom bensin dan memarkir kendaraan’a dibalik deretan truk – truk besar yang ternyata juga sedang menunggu pagi karena jalan itu terkenal dengan begalnya. namun pemuda-pemuda itu tidak berani mendekat. Dengan pisau lipat ditangan dan wajah disetel segahar mungkin (Kalau menurut juragan warung sih.. wajahnya disetel gahar ya tetep aja cakep
) , kami duduk berdiskusi dan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan saat matahari sudah muncul, itu pun dengan posisi di antara truk – truk yang juga berjalan beriringan demi alasan keamanan. ” Akhirnya kami sampai dengan selamat diJakarta
Demikianlah cerita pengalaman Sist Ninna hampir dibegal ketika duo touring via pulau Andalas. pada awalnya saya hanya mendengar cerita sepotong-sepotong dari rekan2 YVCI dan dan setelah saya kontak Sist Ninna maka jadilah artikal ini.
*Jangan mengaku biker kalau cuman ngendon dirumah dan nggak berani keluar kandang
pertamax. . Baca dulu. .
Btw, tnx fb ny di konfirm om yud. .
siiip bro
saingan nya Tomb Rider neh,ho2..
wow lady biker vixi..keren
vixy182.wordpress.com/2012/02/16/resiko-velg-besar-dan-ban-gede-di-vixion-saya/
Sip
ketigax…
srikandi di atas motor…
siiip lady biker sejati
Cakep ya mbaknya, pemberani lagi
*Jangan mengaku biker kalau cuman ngendon dirumah dan nggak berani keluar kandang
like this, untung saya bebeker
mbaknya cantik ya, pemberani juga! salut! biker sejati, triknya keren juga balik arah
Wahhh berani juga ya….
aku biker tapi jalan dolan-dolan..
sip.ojo nekadz dan terlalu akrab ama orang asing
aku ra wani..
ampun …….!!!
gw bukan bikers.cuma seorang yg hobi make motornya
salut euyyyy..banyak si sumatera yang termasuk daerah angker bajing lonjat..terutama daerah jambi dan palembang..yang naik bus aja dibajak…apalagi naik motor..udah gitu rata2 jalan provinsi disini memang hancur..
saya cuman rider bukan bikers
so gak masalah kan aye ngendon dirumah sambil baca blog otomotif kek gini ??
foto paling atas..ROKOKe cak, xixixixiixi, njaluk po’o
manteb……..
ssstttt….
cakep….
kek nya klo ane ketemu sama teteh ini bakalan minder deh….
saya biker tapi seneng ngendon di rumah,
… keluarnya cuman buat nyari makan anak istri, n silahturahmi sama orang tua. he…
wah kalo turing kudu banyak temen nih..
waaahhh….ajiiib nich cerita !!!…saluut jg buat sist.ninna, btw saya juga ada temen lady biker dari YVCI chapter cikarang yg doyan touring jg om…
Sebenernya sis ninna pernah membegal saya mas yudi, tepatnya membegal hati sayaaa huahahahahaahhahahahahaahahahaha
=D
wkwww, bisa-bisanya ini
Hehehehe hebat kan om:D
kalo rute bungo – jambi jarang denger kasus begal begini, tapi kalo rute sarolangun – lubuk linggau, sarolangun – muara tembesi memang terkenal banyak begal kalo malam hari.
Saluuut Gan….
ane aja kg brani klo berdua mah….
kec 1 bataliyon…
waaaa.. bahasa penulisan’a bagus.. salt, Oom Yud..
*thumbs up!
He..he.. Lady bikernya nongol
salam kenal ajah buat lady biker yg satu ini hehehe…saluuuttt…
Salam kenal…
Makasi.. *malu2
bener2 salut dg lady biker ini, ceritanya keren.. memang, sensasi berkendara akan lebih seru kalau melewati jalanan dan medan yang baru !
wow bgus juga “putar arah” . Coba kalo orangnya emosian kya bennythegreat gt gmana ya ?
walah,,aku kalah telak nih
. CBR itu,,,…
http://pertamax7.wordpress.com/2012/02/17/harga-cbr-250-di-wonogiri/
jalan dari padang-jambi-palembang-lampung kalaw lewat jalur lintas tengah sumatera emang rawan begal dan angker bro, jalan banyak gelap dan hutan, klaw lewaat jalur lintas timur lampung-palembang-jambi jalannya banyak rusak bro, klaw jalur lintas barat lampung-bengkulu-padang pas perbtsan lampung bengkulu bnyak jurang dan jalan naik turun harus ektra waspada….so hati2 bro klw mau touring
wah temen sekolahku di smk n 1 lahat pun pernah ditembak kepalanya.dan matii…padahal bentar lagi mo ujian akhir tuh.kejadian tahun 1999
karena daerah lahat – lubuk linggau rawan pembegalan.almarhum rumahnya daerah situ.versi keluarga almarhum motornya diserempet bis handoyo dan mengejar menghadang tuh bis.nah bis itu ada pengawalnya polisi.tanpa ba bi bu pistol tempelkan dikepala tuh almarhum dan door (mati) alasan polisi karena itu menduga pembegal yang cari alasan.
tanpa tau sapa dan yang benar yang jelas daerah situ memang rawan dan pantas polisi melakukan pengawalan setiap bis yang lewat didaerah merapi masih masuk wilayah lahat sumatera selatan.kayak di film2 beberapa kali terjadi tembak tembakan antara polisi dan penjahat disitu.ati ati lah klo lewat jalan situ terutama didaerah lampung sekitar mesuji tulang bawang memang sangat sepii
weh… ngeri ya bro jalurnya..
wkwkkw…ngeriii…
Btw salamke yo kang..maniezz…saya siap jadi boncenger
http://asmarantaka.wordpress.com/2012/02/17/munculnya-new-kawak-ninja-150-indikasi-ninja-150-4-stroke-belajar-dari-sejarah-suzuki-satria/
woh…bahaya, mengo iso ditusbol
wkwkwkwkwk
“*Jangan mengaku biker kalau cuman ngendon dirumah dan nggak berani keluar kandang” ckckckckckckckckckc…..
cek
http://segawonracingteam.wordpress.com/2012/02/12/saya-malu-pakai-motor-tua-lambat-tidak-terkenal/
Uedan Cewek Berani Touring jarak jauh, saya pengalaman nyepeda paling jauh jakarta – wonogiri pakai FU boyok pegel kabeh hahaha
nitip Kang : http://sugiedane.wordpress.com/2012/02/17/hati2-dengan-penyeberang-jalan-yg-nekat/
Tabea tamang… Mantap. Travelling ke seluruh obyek wisata di Indonesia. Salam kenal dari Manado untuk Kamu. Terima kasih,-
wah asik, kalo pny istri yg suka touring. Bisa touring bareng xixiixi
simpatik mas bro dg sist ninna,…aku tak touring nek jowo wae……takut begal….kabur….
Brooo yudi :’( aku meh kenalan sama sist ninaaaaaaaaaaaaaa:’(
Salam kenal Oom…
Masih 16 tahun kok di panggil om?
woooo mantab bener
aku gak wani mas yud wkkwkw
biker kacangan
serem artikelny,jd mrinding…
Sing bener ki…” jangan ngaku biker kalo gak bisa naik motor …”
kikikikikik
tukang ojek adalah biker sejati….
Ping-balik: Saya Biker Bukan Ya? *EdisiGalau « karis mauyy
jadi inget trit ini
http://www.prides-online.com/showthread.php/12291-Kronologis-Percobaan-Bengal-dengan-mengacaukan-formasi-group-riding
Salut, tapi tetap harus berhati hati
kisah seperti ini memang layak dijadikan acuan, tapi kita tetap harus ingat, bahwa touring jarak jauh hanya berdua apalagi kaum hawa jelas memiliki resiko tinggi. Bahkan kendati dilakukan oleh laki2 sekalipun
maklum negara kita bukanlah negara maju, negara kita belumlah benar benar aman, dan aparat keamanan jumlahnya sangat sedikit dibanding besarnya wilayah. Salut untuk keberanian kedua sis ini. tetap waspada di jalan.
Wee, mantab….
kebetulan ane 1 club 1 chapter ma sis ninna
Salam kenal buat atas ane jg sis Ninna (double N)
Salam kenal juga om pras
bukan biker karena si ternoda cuma keliling jakarta….
wkwkwkwkwkkw
12 taun sudah dilalui… kecepatan mu cuma menurun sedikit ternoda… hmmm… tak perbaiki yooo biar bisa mengasapi motor batangan yang alay…
xixixixixii
saluuuuut buANGET….Ntar kalo touring ke sumatera lagi kontak M3C (Matur Maestro Motor Community) 081363618811 Bro Andi ,y biar dijemput.