Dijalanan, jenis mesin dan besarnya cc bukan jaminan motor bisa lebih superior!!

*Warning!Cerita dibawah hanya fiktif belaka, tidak ada maksud menjelekkan atau mengunggulkan salah satu jenis motor. bila ada kesamaan nama dan tungangan bukan karena disengaja πŸ˜€ Yups.. kebanyakan orang menilai performa motor dari spek pabrikan, bila jenis mesin lebih advance atau kubikasi motor tersebut lebih besar, berarti motor tersebut performanya lebih superior. Kalau hanya melihat data spek pabrikan, hal itu benar sekali. Namuun..dijalan atau dipemakaian sehari-hari kadang spek pabrikan tidak menjadi jaminan kalau motor tersebut lebih superior. Kenapa demikian?? berikut contoh kasus:

Ada dua orang biker, yang satu bernama Wa’ud dan yang kedua bernama Dalban πŸ˜€ mereka berdua membeli motor pada waktu yang sama..misal sama-sama membeli waktu tahun 2009. Wa’ud membeli suzuki satria FU 150 DOHC dan Dalban membeli Honda CS1 125 SOHC. Dilhat dari jenis mesin dan besarnya CC , Motor Wa’ud jelas lebih superior πŸ˜€ Hingga pada awal-awal menggunakan motornya Wa’ud dengan satria FUnya bisa dengan mudah ngasepin Dalban dengan CS1nya:D . Hingga siDalban jadi males kalau siWa’ud ngajakin balapan πŸ˜†Β  Namun kedua biker tersebut memiliki kepedulian yang berbeda dalam merawat motornya,

1. Wa’ud membeli motor Suzuki satria FU 150 cc ditahun 2009, Namun siwa’ud tidak pernah merawat atau memperhatikan tunggangannya. Dalam keseharian dia menggunakan bbm bensin eceran untuk motornya, itupun ngisinya cuman sedikit-sedikit, tidak pernah merawat rantai motornya hingga rantainya kendor dan berkarat, tidak pernah mengganti ban, walau bannya sudah gundul, olinya juga jarang ganti (paling setahun ganti 2 kali) itupun oli yang literan :mrgreen: tidak pernah menyervis motornya.. pokoknya taunya hanya make saja.

2. Dalban membeli motor Honda CS1 125 cc ditahun 2009, Berbeda dengan Siwa’ud, Dalban seorang biker speed freak dan sangat rajin merawat atau memperhatikan tunggangannya. dia rajin browsing internet mencari info-info seputar motornya. Saking sayangnya dengan tunggangannya hingga dia mengganti part2 standar yang sudah uzur dengan part yang lebih berkualitas. Dalam keseharian dia menggunakan bbm Pertamax plus untuk motornya, ngisinya selalu full, selalu merawat rantai motornya dengan chain lube, mengganti ban cs1nya dengan ban sport tubeless berkompond lunak, olinya juga memakai oli fully shyntethic :D, Mengganti busi motornya dengan tipe yang iridium, merubah setting final geranya agar top speednya bertambah dan dibela-belain pergi kebengkel performa motor untuk porting and polish serta papas head πŸ˜€ Pokoknya siDalban sangat perduli sekali dengan motornya πŸ˜€

 

 

 

 

 

 

 

Dua tahun berlalu.. pas SiDalban lagi riding santai dijalan pantura yang sepi :D, ada siwa’ud dibelakangnya sambil ngajakin tes speed lagi..SiDalban dengan percaya diri tinggi bersedia meladeninya.. πŸ˜€ Start siDalban dengan mudah meninggalkan siWaud.. hingga jarak satu kilo siWaud baru bisa “njejeri” (padahal siwaud sudah masuk gigi 6, sedang sidalban baru masuk gigi 4 πŸ˜€ ) Lepas jarak satu kilo, siDalban masuk gigi 5 dan dengan mudah meninggalkan siWaud .. dan akhirnya siDalban dengan Honda CS1nya yang secara spek pabrikan lebih inferior bisa mengalahkan siWaud dengan suzuki satria FUnya.

Intisari dari cerita diatas adalah “apapun motor anda, rawatlah dengan baik” πŸ˜€

Iklan

Tentang yudibatang

Seorang yang menyukai hal-hal tentang sepeda motor, yang sedang mencoba membuat sebuah blog.
Pos ini dipublikasikan di Bikers, Honda, Info parts motor, Modifikasi performa, Suzuki, Tips sepeda motor dan tag , , . Tandai permalink.

41 Balasan ke Dijalanan, jenis mesin dan besarnya cc bukan jaminan motor bisa lebih superior!!

  1. ipanase berkata:

    Dalam keseharian dia menggunakan bbm Pertamax plus untuk motornya, ngisinya selalu full, selalu merawat rantai motornya dengan chain lube, mengganti ban cs1nya dengan ban sport tubeless berkompond lunak, olinya juga memakai oli fully shyntethic πŸ˜€ , Mengganti busi motornya dengan tipe yang iridium, merubah setting final geranya agar top speednya bertambah dan dibela-belain pergi kebengkel performa motor untuk porting and polish serta papas head πŸ˜€ Pokoknya siDalban sangat perduli sekali dengan motornya πŸ˜€
    BILANG AJA KANG, VIKSONnya kang yudi, n DALBAN itu kang yudi, wiowowowowowwkwkwkw

  2. Endrix berkata:

    keduaxx..di jalanan paling nyata banget tigor diasepin ma satria, memang teknologi klep bisa bikin motor moncer

    nitip jemuran komputer
    http://www.sejutaumat.com/2011/08/10/mereset-password-root-mysql/

  3. Endrix berkata:

    berarti MX juga bisa ngasepin FU dunk kalo skenario ceritanya kayak gitu πŸ˜€

  4. B M W ♣ berkata:

    Superkab ku jg joss

  5. bennythegreat berkata:

    bengkel performa motor…?

    walaah…itu yang punya namanya bro Leo yah…hhehehee,..

  6. penggemar ninja berkata:

    inti cerita, ” rawatlah mtoor anda seperti anda merawat istri anda”

    hehe

  7. souverein berkata:

    tapi jangan naiki imotormu seperti menaiki _______ 😳 TMT gak mudeng apa2 nih,gak porno lho,,,

    http://motomotif.wordpress.com/2011/08/10/logo-baru-hero-honda/

  8. Maxy berkata:

    Wa ud??jangan2 wak udien de kabayan nehh di singkat wa ud..bhuahahaha..

  9. kalau sama sama dirawat dan dioprek hasilnya tentu beda , rider memang menentukan tp kalau mtornya gak sehat ya pasti akan payah….intinya perawatan memang penting sekali.

  10. Maskur berkata:

    Mosok buat harian pake kompon lunak…

  11. kang_ulid berkata:

    hmm… Perawatan ya?! Perlu bgt tuh, bca juga yg ini jheren.wordpress.com/2011/08/03/ini-pusaka-ku-mana-pusakamu/

  12. jahe berkata:

    sy cuma punya bebek yg sering dihina hina itu om T_T

  13. Dismas berkata:

    se7 πŸ™‚

  14. gogo berkata:

    motor keren, biker ok, klo gak beruntung sama aj boonk

  15. Dendeng berkata:

    Wah lama2 supra fit bisa menang lawan vixion…

  16. Permisi berkata:

    Dari pada omong kosong, silahkan simak perbandingan berikut :

    Kelas Sport makin ke bawah makin lemot :

    1. Vixion Daya 14,82ps; Berat 114kg > Power to Weight = 0,130 ps/kg
    2. Cbr150 Daya 17,8ps; Berat 138kg > Power to Weight = 0,128 ps/kg
    3. New Megapro Daya 13,54ps; Berat 136kg > Power to Weight = 0,099 ps/kg
    4. Thunder125 Daya 11,5ps; Berat 122kg > Power to Weight = 0,094 ps/kg

    Kelas Ayam Jago makin ke bawah makin lemot :

    1. Satria Fu Daya 16ps Berat 95kg > Power to Weight = 0,168 ps/kg
    2. Cs1 Daya 12,8ps; Berat 114kg > Power to Weight = 0,112 ps/kg
    3. Athlete Daya 9,9ps; Berat 104kg > Power to Weight = 0,095 ps/kg

    Kelas Bebek Super makin kebawah makin lemot :

    1. Jupiter MX Daya 12,62ps; Berat 112kg > Power to Weight = 0,113 ps/kg
    2. Axelo Daya 9,6ps; Berat 106kg > Power to Weight = 0,091 ps/kg
    3. Supra X125 Daya 9,18ps; Berat 107kg > Power to Weight = 0,086 ps/kg

    Kelas Bebek Biasa makin kebawah makin lemot :

    1. New Jupiter Z Daya 8,8ps; Berat 97kg > Power to Weight = 0,091 ps/kg
    2. Titan Daya 8,4ps; Berat 100kg > Power to Weight = 0,084 ps/kg
    3. Edge Daya 8,4ps; Berat 104kg > Power to Weight = 0,081 ps/kg
    4. New Blade Daya 8,4ps; Berat 104kg > Power to Weight = 0,081 ps/kg

    • dr4k3 berkata:

      ni contoh orang gak bisa baca alias buta. hahaha

      udah di jelasin tentang perawatan motor kok bisa bawa” data tabel begitu. baca dulu yang benar, teliti dan di pahami. kalau bego jangan bego” amat ya.. πŸ˜€

      • dendy berkata:

        Menurut gw malah ente yg blo’on udah jelas ada kaitan dgn daya motor, justru data ini ngasih gambaran seberapa besar penurunan daya motor yg tak terawat dibanding yg dirawat yg katanya waktu masih barunya lebih lemot.
        Makanya berpikir jauh kedepan jgn otak taro di dengkul mulu wakakakakak

    • kudalumping berkata:

      ini orang nge junk di blog mana2 cuma bahas PWR aja,,, wkwkwkwkwk,,,,,

  17. eantrick berkata:

    kok Dalban mas bro, ane malah mbayanginnya Dolban. Dodol Ban. xixixixxixixixi…

  18. satria biru berkata:

    klo gi kecapean kadang lupa buat ngerawat motor apalagi klo musim hujan huft….

  19. mahardika berkata:

    apapun brand motornya, berapa besar cc nya kalo gak dirawat bakal jadi rongsokan..
    So preventive maintenance is a must..

  20. Virus berkata:

    hahahahah setuju!!!
    btw porting and polish + papas head masa gk trmasuk korekan om yud…

  21. caHyo berkata:

    ntah apa-apa..

  22. pokeh berkata:

    ujung ujungnya hujat menghujat…hehehehehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s