Re-post..Konvoi touring VS Single Touring, Pilih mana?

Kali ini saya mau membahas tentang Touring… Biasanya Touring ada dua macam :
1.Konvoi Touring
Touring yang diikuti oleh sekumpulan motor, biasanya berjumlah
lebih dari 2 motor.pengalaman konvai touring saya dapatkan waktu bergabung dengan klub motor. Keuntungan dari konvai touring menurut saya bila terjadi apa-apa (misal motor trouble, kecelakaan, dan lain-lain ) ada teman yang langsung membantu.

namun Jujur saja… saya gak begitu suka konvoi touring. ada beberapa alasan kenapa saya gak menyukainya :

1. Konvoi touring cenderung arogan dijalan (gak semua sih) tapi berdasarkan pengalaman  memang seperti itu. semua kendaraan “dipaksa” minggir, agar rombongan konvoi touring bisa lewat (dalam hati saya berkata..apa-apaan ini? kayaknya ini rombongan gak penting-penting amat, paling sampai tempat tujuan juga cuman nongkrong). namun pas lewat dijalan searah , mulus dan kosong, malah cuman lari 80 kpj… cape deh.. :mrgreen:

2.Konvoi Touring cenderung “Show off” atau pamer. rata-rata peserta konvoi touring motornya sudah dimodifikasi. dan jujur saja sebagian dari mereka bangga kalo motornya pas lewat terus dipandangi orang. Apalagi yang pake knalpot free flow… wuih kaya merasa paling gagah sendiri..

3.Konvoi Touring kadang-kadang malah gak safety riding dan sering melanggar lalu lintas. Yups ..saya mengamati sendiri, contohnya pas lewat ditikungan ada garis putih tidak putus-putus. sudah jelas ada mobil didepan rombongan, tetep aja mendahului sambil kaki kanannya “nendang” kekanan memberi tanda kepada mobil depan suruh minggir..

3.Peserta konvoi touring rata-rata HOAXer. maksudnya gini.. pernah ada teman dari Tegal touring kebatang, sampe batang jam 6 sore. Trus setelah sampe batang. saya tanya dari tegal jam berapa? Road captainnya menjawab, dari Tegal jam 5 sore. Wah hebat benerr Tegal-batang cuman satu jam… just info, jarak dari Tegal kebatang sekitar 80 km. Saya sendiri kalo lagi “ngedan” baru bisa dapat satu jam, Lha ini perjalan rombongan, larinya cuman 60-80kpj kok bisa satu jam?? ya berarti Hoax.. xixixii.. :mrgreen:

4.Kalau mau istirahat mesti ngikutin road captainnya.

5.Konvoi touring, gak bisa top speed :mrgreen:

2.Single/Solo Touring

Touring yang dilakukan oleh satu motor. Ini yang paling saya suka 😀

1.Single touring akan lebih waspada dan kebanyakan tidak arogan dijalan. kalau jalanan macet ya ngantrii.. kalo ketemu jalan searah, mulus, sepi dan kosong Bisa top speed sepuas-puasnya. :mrgreen: kalo mau mau istirahat ya..suka-suka guwa 😀

Makanya sampe sekarang kalo ada ajakan touring dari teman-teman klub, saya jarang ikut rombongan. Mendingan saya berangkat belakangan.

Silakan share pendapat anda 😀

Iklan

Tentang yudibatang

Seorang yang menyukai hal-hal tentang sepeda motor, yang sedang mencoba membuat sebuah blog.
Pos ini dipublikasikan di Bikers, pengalaman berkendara, safety riding, Tips sepeda motor dan tag , , . Tandai permalink.

89 Balasan ke Re-post..Konvoi touring VS Single Touring, Pilih mana?

  1. Nehru Rosser berkata:

    postnya hottttttttttttttt,,,,,,XD
    iya sh,,,pribadi merasa diri ne arogan,,,,hayo,,,ngadakan lomba konvoi touring santun di jalan

  2. az147r berkata:

    namun pas lewat
    dijalan searah , mulus dan
    kosong, malah cuman lari 80
    kpj … cape deh..
    ======
    Likeeeee…….thiissss…….
    Tp blm tnt jg 80 kpj dh he…

  3. moyseventeen berkata:

    nyentul lebih mantep bro :mrgreen:nitip lapak bro yud http://moyseventeen.wordpress.com/2010/12/20/yamaha-vs-honda-gubrakk/

  4. bysoooooooooon kuuuuunnnnnning irenggggggggggg berkata:

    single touring aj… bebas ra kakean petingsing””””””

  5. azizyhoree berkata:

    setuju, masbro…., tiuring enakan single, / konvoi asal sama teman2 yang bener2 klop, gampang diatur dan tertib, misal teman sepermainan yang udah “kopi kental” maksudnya yo susah-senang, dihadapi bersama, dan itu pun adakalanya menjengkelkan, seperti tiba2 minta kencing dijalan …., yang lainya ga ngikut, gliran 10menit berikutnya, ada yg minta kencing lagi……ya semua itu ada untung-rugi, dan bisa diatasi dengan raga guyon “bercanda”

  6. Hourex berkata:

    Laik dhis Bro..
    Saya minimal sebulan 2X PP turing 190km Dewe an saja Bos..
    Lebih bs nikmatin ridingnya..
    Klo pas konvoi turing ya gitu dehh.. Keknya kurang bebas ato terikat banget..

    Intine Setuju dng artikel ini banget..

  7. dismas not dimas berkata:

    setuju mas bro…
    konvoi turing mikirnya 2 kali lipat. konsentrasi lalu lintas sekitar plus teman sekonvoi turing. Kalo cuma 2 ato 3 motor sih gapapa. Asal ada alat komunikasi…

  8. touringrider berkata:

    lebih suka single touring. pas jalanan sepi bisa ngebut, pas ada pemandangan bagus bisa istirahat sebentar, pas laper bisa mampir makan dulu, pas ngantuk bisa ngopi dulu.. kalau menurut sy jika rombongan mendingan dibatasi, maksimal 3 oranglah sudah cukup bagi sy.

  9. Maskur berkata:

    asyik sendiri kali ya.bebas mau berhenti mau mampir, mau ngebut, mau pelan

  10. ridertua berkata:

    tergantung … tidak semua kelompok begitu bro…. apalagi ridertua :mrgreen:

  11. Darmawan berkata:

    single touring lebih enak menurut saya

  12. bintang berkata:

    enak an single touring
    saya setahun 2 kali denpasar malang

  13. Karel berkata:

    Bravo bro Yud….
    Blog nya informatif & gak kalah sama punya juragan ijo.
    Ngemeng2 soal touring…… Jd inget dulu Honeymoon bareng istri pertama & kedua sekaligus…. Jakarta-Tegal-Dieng-Jogja PP 1 minggu…..

  14. sof berkata:

    Gan, saya juga lebih suka single touring, bukannya apa2 tetapi begitu dapet pemandangan yang bagus bisa berhenti dulu tanpa harus nunggu aba2, nyeruput kopi yg memang sudah di sediain di termos kecil nyalain rokok sebatang….muannnntabbbbzzzz…., mau ngebut….bebas, mau pelan juga ngak bakal ketinggalan…..

  15. Hanuji berkata:

    Betul Bro.. saya biasa single touring Cikarang – Jogja, Bisa mampir di Brebes, mampir Purwokerto. Yang Penting kondisi motor benar – benar Ok.

  16. asmarantaka berkata:

    SAYA DAN SEGENAP
    …POLRI
    TNI AU
    ………TNI AD
    …TNI AL
    ………………………………………….. …….
    Presiden
    Wakil Presiden
    Menteri Agama
    Menteri Badan Usaha Milik Negara
    Menteri Pertahanan
    Menteri Dalam Negeri
    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Menteri Kebudayaan dan Pariwisata
    Menteri Kehutanan
    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
    Menteri Kelautan dan Perikanan
    Menteri Kesehatan
    Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
    Menteri Keuangan
    Menteri Keuangan
    Menteri Komunikasi dan Informatika
    Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
    Menteri Lingkungan Hidup
    Menteri Luar Negeri
    Menteri Pekerjaan Umum
    Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal
    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
    Menteri Pemuda dan Olahraga
    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
    Menteri Pendidikan Nasional
    Menteri Perdagangan
    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
    Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
    Menteri Perhubungan
    Menteri Perindustrian
    Menteri Pertahanan Republik
    Menteri Pertanian
    Menteri Perumahan Rakyat
    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
    Menteri Riset dan Teknologi
    Menteri Sekretaris Negara
    Menteri Sosial
    Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi

    Gubernur
    Walikota
    Bupati
    Camat
    Lurah
    Ketua RW
    Ketua RT
    Hansip

    Hacker
    Phreaker
    kracker
    Scammer
    Defacer
    Script kiddies
    Hacker wannabe
    Newbie
    Spammer
    Junker
    Liker

    Kaskuser
    Facebookers
    NMers

    Tukang ngaduk
    Tukang gorengan
    Tukang bakso
    Tukang pompa
    Tukang jahit
    Tukang palak
    Tukang gali kubur

    Dokter
    Suster
    Insinyur
    Hakim
    Jaksa
    Pengacara

    Manager Hotel
    Manager Restoran
    Manager Sea food
    Manager Supermarket

    Satpam Hotel
    Satpam Moll
    Satpam Kantor
    Satpam Apartemen
    Satpam Indomaret
    Satpam Discotick
    Satpam Ding dong

    Mpok Romlah
    Mpok Encum
    Mpok Jenab
    Mpok Ati
    Mpok Dom dom
    Mpok Cuneh

    Bang Toang
    Bang Toing (adenya bang toang)
    Bang Ale
    Bang Satimin
    Bang Midun
    Bang Kotan

    Engkong Riman
    Engkong Injih
    Engkong Malih
    Engkong Bokir
    Ceu inah
    Ceu anih (bukan adenya ceu inah.. ga tau siapanya)
    Ceu Lia
    Ceu Romlah
    Pak Carik
    Bu Carik
    Ketua RT
    Ketua RW
    Sekretaris
    Bendahara
    Hansip
    Satpol PP
    Satpam
    Ibu kost
    Penjaga warnet
    Tukang Sapu
    Bakul Mie ayam
    Bakul Bakso
    Tukang Sate
    Bakul cilok
    Bakul gereh
    Bakul pindang
    Bakul es dawet
    Bakul srabi
    Bakul sego megono
    Bakul rujak
    Bakul siomay
    Bakul Lobes
    Bakul kentang
    Bakul mlinjo
    Bakul emping
    Bakul alfamart
    Bakul indomaret
    Supir angkot
    Supir truk
    Supir bus
    Supir m0ntor mabur
    Tukang becak
    Tukang netek
    Tukang gebyok
    Tukang nebas jengkol
    Suzanna
    Nyi lanjar
    Nyi pelet
    Nyi blorong
    Mak lampir
    Tukang parkir
    Tukang ledeng
    Tukang sedot WC
    Wong ngarit
    Wong angon wedhus
    Pengemis
    Pengamen
    dan Seluruh Kampung

    MENYUKAI STATUS ANDA !!!
    …………
    …………
    …………

    MENYUKAI STATUS ANDA….
    ´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶
    ´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶´´´´´´´´´´¶¶
    ´´´´´´¶¶¶¶¶´´´´´´´¶¶´´´´´´´´´´´´´´¶¶
    ´´´´´¶´´´´´¶´´´´¶¶´´´´´¶¶´´´´¶¶´´´´´¶¶
    ´´´´´¶´´´´´¶´´´¶¶´´´´´´¶¶´´´´¶¶´´´´´´´¶¶
    ´´´´´¶´´´´¶´´¶¶´´´´´´´´¶¶´´´´¶¶´´´´´´´´¶¶
    ´´´´´´¶´´´¶´´´¶´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶
    ´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶
    ´´´¶´´´´´´´´´´´´¶´¶¶´´´´´´´´´´´´´¶¶´´´´´¶¶
    ´´¶¶´´´´´´´´´´´´¶´´¶¶´´´´´´´´´´´´¶¶´´´´´¶¶
    ´¶¶´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´¶¶´´´´´´´´¶¶´´´´´´´¶¶
    ´¶´´´´´´´´´´´´´´´¶´´´´´¶¶¶¶¶¶¶´´´´´´´´´¶¶
    ´¶¶´´´´´´´´´´´´´´¶´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶
    ´´¶´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶
    ´´¶¶´´´´´´´´´´´¶´´¶¶´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶
    ´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´´¶¶´´´´´´´´´´´´¶¶
    ´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶

  17. LIONSTAR berkata:

    hihi klo konvoi bareng tmn club gtu…
    Larinya pelan..ga enak… Biasanya biar dilihat orang klo dia gagah naik motor…cuih.. Mending klo moge..ini jg motornya pasaran… Dan lg ga semuanya punya otak (ngerti aturan lalu lintas)..
    Emang bnr si enakan solo touring..jauh… Jalan kosong, tinggal gas poooooolll… Ada tikungan bs rebahhh…
    gw klo mau konvoi harus janjian dlu… High speed touring..minimal kecepatan 100kpj…hehe
    Btw om yudi bukannya ketua yvc batang?

  18. demungan berkata:

    Klo sy lebih suka konvoi tapi jgn buanyak2 orangnya. Maksimal ber 5. Paling enak ber 2 atau ber 3. Bukan apa2 mas, klo lg capek trus istiahat ngupi2 sambil ngacang kan lebih enak klo ada temen ngobrolnya.

    Jalan sendiri ga begitu suka mas,mending sm temen. Tapi ya itu,jangan kebanyakaaaaannnn…..

  19. asing berkata:

    Ane lebih suka single touring mas bro…
    Bisa ngatur kecepatan sesuai kemampuan kita dlm berkendara…
    Mau santai..mau ngebut…terserah kita..
    Bagi ane yg lbh penting adalah safety riding…

  20. Didut berkata:

    Group riding is suck

  21. rino leksono berkata:

    thumbs up buat bro yudi!! ane jg paling suka solo touring,pake motor atopun mobil..

  22. mendingan satu motor tapi dua rider :mrgreen:

  23. yvc tarakan berkata:

    kaloo saya… sepengalaman saya… melakukan konfoy touring pas menuju ancam ke tg.selor jlnnanya masuk hutan dgn kondisi jalan yg extrem sangat terasa tidak melelahkan… begitu sy mencoba single touring… pada jln yg serupa,kok malah terasa cape ya…???… ditambah kepala pusing…
    setelah sy amatin… ternyata memang benar … kalo knfoy touring pertama tarasa nyantai… tdk dikejar waktu,serta mementingkan keselamatan agt touring, sdgkan single touring… kynya diburu waktu… tanpa hrs memikirkan keselamatan sendiri jika didlm hutan dgn rasa ketakutan… jalan hancur dianggap mulus… gas semakin ditancap… heheheee….. yg terpenting cuma satu bagimana secepatnya bisa ketemu perkampungan dlm arti keluar dari suasana hutan yg mencekam….
    jadi seperti itulah rasanyanya perbedaan saat melintasi jalur kalimantan utara…
    thanks…all ….

  24. Chandra_hyuga_yvci_al berkata:

    Sepengalaman gw waktu ngadirin deklar YVC GB tuh aq brgkat sendirian dari Nganjuk melewati jalur wonogiri solo semarang……
    mantep sendirian dengan vixion yg sudah q seting jarak jauh dan top speed…..
    waktu nemuin jalan kosong bisa geber sampai 180 kpj n wktu nemu jalan padet bisa meliuk liuk seenak sendiri….
    setelah itu muter jawa tengah pun lewat jalur tengah sendirian lebih mantep…..
    coba kalo konvoi, bisa2 sebulan aku baru sampai Nganjuk lagi bro….
    keep brotherhood….

  25. Megaprolama berkata:

    Mungkin kalo d jawa ga bgitu ngaruh solo turing… Tp kalo d sumatra… Aga ngeri bro. Terutama malam hari lewat hutan. Bisa 10km ga nemu kampung… Yg ada bisa ktmu gajah nyebrang… Ato paling sering, babi hutan nyebrang…

    • yudibatang berkata:

      Iya bener bro, pernah ada bebrapa rekan (3motor) lewat jalur sumatra diikutin oleh begal, akhirnya berhenti dipom bensin dan kontak rekan 2 dari daerah terdekat. kemudian rekan saya dijemput, barulah aman (kalau gak salah didaerah yang menuju Aceh)

  26. memang kl konvoi touring kebanyakan pesertanya akan muncul sifat arogan dan gaya-gayaan pamer biar dapet perhatian banyak org. apalagi sampe bunyi-bunyiin sirene, kayak nenek moyangnya aja yang punya jalan raya. nah coba deh kita tantang org sperti itu buat single touring, brani gag dia??? saya pribadi lebih senang single touring.gag ada niat takabur, tantangannya banyak.(apalagi di tengah hutan sendiri. laik dis banget bro.) management waktu touring lebih bisa terarah. dibanding dgn pengalaman yang pernah saya alami, konvoi touring tuh kebanyakan NGARET jamnya.mulai dari prepare sampe perjalanan.

  27. SingleRider's berkata:

    3S
    siiipp,sama,stuju..!!

  28. Ghost berkata:

    Seneng rame-rame ne

  29. dulu mocin rider berkata:

    mnrt ane touring enak bnyakan cm masalahnya kl lg touring malah kurg safety justru saling kebut-kebutan plus brutal kepada sesama pengguna jalan yg lain. sebenernya captainnya hrs jadi teladan di jalan, beri pengarahan kepada anggotanya agar touring senantiasa tertib, safety dan menghormati pengguna jalan yang lain. cmiiw

  30. Ping balik: Yamaha Byson, antara yang pedagang dan yang arogan.. | yudibatang personal blog

  31. adecahyapurnama berkata:

    Kalo gw sebenernya lebih suka ada temennya om, jadi minimal 2 orang lah..
    kalo group ya maksimal 7. dan kalo group, biasanya harus bikin rule dulu sebelum jalan, misalnya max speed berapa, berhenti tiap berapa jam sekali. kalo ngantuk musti ngomong.

    jadi emang udah risiko kalo group ya harus sesuai group. istilahnya “one man down, all down”

  32. 4201journey berkata:

    Asal ane mengenal motor yg ane pake dgan baik, ane lebih suka single turing…. Kalo pake motor pinjeman, ngeri juga…. Takut ga nyatu feel-nya…

  33. agung berkata:

    single lebih baik.. 😀

  34. kalongCBR berkata:

    wahhh..dah lama mantengin blog yudibatang kog baru kebaca artikel yang ini
    iya saya sepakat untuk single touring…tp kalo rute sudah ngerti dan hapal
    hampir setiap minggu nempuh 230km solo-pekalongan solo riding,.rada ngedan dikit 3jam’an lah
    kalo rute belum kenal lebih suka konvoy…ga nyasar 😀

    pengen sekali-kali kalo lewat batang ketemu pak yudhi..
    salam dari penunggang cbr..

    • yudibatang berkata:

      Salam kenal juga bro 😀 jangan2 kita udah pernah ketemu? dulu tahun 2009 pernah sih riding jejeran sama penunggang CBR dari jalan lingkar kendal sampe mangkang 😀

      • kalongCBR berkata:

        wah..saya masih nuwbie kog pak..baru mau belajar tentang motor
        itu motor juga hadiah bapak dirumah buat sangu kuliah…

        jalan lingkar kendal-mangkang dan batang kendal-batang tmpat favorit bkin top speed 😀

  35. razak CemoC MEDAN berkata:

    mantap bro artikelnya ..
    walaupun saya sih juga pernah ngelakuin touring konvoi bareng temen2 club ceper ku ,, emang sih betul yang bro bilang , tapi yah nmanya juga konvoi , kan barisan di usaahain jangan sampai putus , nah kita juga minta tutup jalannya yg sopan pasti masyarakat pengguna jalan juga gak begitu terganggu , malah terhibur ngeliat motor ceper kami di jalanan “lucu-lucu”, katanya.

  36. angga berkata:

    solo riding,……sharing dunk bro lintas sumatra kenapa serem ya? negara-negara kita tanah air kita, mau lewat dinegara kita sendiri kenapa ngeri ya, mas alloh indonesia ini tanah airku mau lewat, permisi

    • Aladin berkata:

      JaLinSum rata2 masih banyak hutan atau kebun2 milik PTPN bro, jadi jalannya gelap tanpa ada 1 pun lampu… Jadi sereemmm (mahluk goib dan penjahat)…
      Xixixixi. . . . . . .

  37. paedhimas berkata:

    oalaah..ternyata selera kita sama.. Pria punya selera.. 😀 #bukan iklan lho https://bakulkangkungjpr1.wordpress.com/2012/08/04/33/

  38. Imouto berkata:

    single oke, rombongan juga bisa.
    klo single enaknya ya kayak kata temen2 diatas tadi, lebih bebas, lebih terkontrol, punya plan A-Z tanpa harus bingung mau pakai yang mana.
    klo rombongan sukanya paling berengan 3-4 motor. klo lebih, rulenya diketatin. misal, bikin hanya 1 baris dan ga boleh berdampingan. pimpinan rombongan harus tahu jalan , klo dirasa udah ga hafal daerahnya segera cari SPBU bwt ganti pimpinan rombongan. motor yang paling kencang harus paling belakang (maklum rombongan motornya macem2, jadi klo yang kencang didepan tar kasihan yang dibelakang klo pas lagi kalap). ya … dan banyak lagi yang laen. pokoknya ketatin aja rulenya. intinya “budhal bareng, muleh yo bareng, ga usah sok-sok an ninggal”

  39. fitready berkata:

    ane paling sering kalo konvoi malam 2-3 motor jarak 3 kiloan, nyari tahu gejrot wkwkwk…
    kalo jarak jauh prefer to single sama boncenger, anget,,,

  40. jozzz berkata:

    no pawe motor…..solo riding mangtab, ra kakean aturan lek

  41. nlavia86 berkata:

    bwah- ini artikel recyle toh- kaget ada lingga komen koq tahun 2010…

    btw- paling wenak turing ma lekdjie… hahahahaha_

  42. bukan FB berkata:

    kalo touring solo ntar ketemu lelembut bisa berabe!!! kalo konvoi khan ketemu lelembut bisa diajak ikutan konvoi!!! :mrgreen:

  43. Clark berkata:

    Klo di tempat ane, ane paling sebel sama touring ninja 250. Sorry to say, tapi mereka emang seenaknya sendiri ( ane yakin gak semuanya gitu, tapi lebih karena ngejar road captainnya). Di jalan yang gak begitu lebar, mereka malah ngebut, dan yang paling menjengkelkan knalpot free flownya, wogh…pasti orang2 di pinggir jalan pada misuh, wkwkwk…

  44. noemoto berkata:

    kalau lewat alas roban mending riding rame2……

  45. noemoto berkata:

    kalau touring lewatnya alas roban mending riding rame2……

  46. noemoto berkata:

    operator siput…

  47. Aladin berkata:

    Setuju mas azis,
    Enak’an touring bareng teman sepermainan…
    Kalau sama club motor cenderung arogan, padahal mereka menggalakkan safety riding, jadi bingung ane…

  48. Nichoz Ahmad berkata:

    klo ane sih mending bareng2,,, klo terjadi apa2 kan gak bingung,,, cba klau sendiri,,, pas malem lagi,,,

    http://chozinahmad.wordpress.com/2012/08/05/prinsip-kerja-dan-fungsi-tombol-pada-alarm-motor/

  49. kankkunk berkata:

    bareng tp jangan kebanyaken..joss

  50. megalodon150 berkata:

    wah ane sejiwa nih sama mas yud. ane juga ilfeel sama yg namanya club motor(pengalaman),
    lebih enakan solo turing/riding aja, bebas, bisa ngeceng cewe, ngebut, santai, berenti, pipis di pinggir jalan hehehe, enjoy riding!

    http://megalodon150.wordpress.com/2012/07/31/gaya-berkendara-anak-club-motor-emang-gila/

  51. skalorman berkata:

    lebih suka single turing mas, lebih bebas ajah, mau ngebut ya monggo, alon2 ya silahkan, mau lewat jalur mana aja juga silahkan, paling resikonya kesasar hehehehe….

    kalo mau istirahat juga suka2, ngga perlu nunggu rekan2 lainnya, pengalaman selama ini riding bareng2 malah jadi aksi saling menunggu, maksudnya keseringan menunggu dan di tunggu ama yang lain hehehe…ngga bisa kompak satu grup terus hehehehe…:D

  52. “..Konvoi touring cenderung arogan dijalan (gak semua sih) tapi berdasarkan pengalaman memang seperti itu. semua kendaraan “dipaksa” minggir, agar rombongan konvoi touring bisa lewat (dalam hati saya berkata..apa-apaan ini? kayaknya ini rombongan gak penting-penting amat, paling sampai tempat tujuan juga cuman nongkrong). namun pas lewat dijalan searah , mulus dan kosong, malah cuman lari 80 kpj…” ini yang paling saya benci om Yud, jalan ramai sok sibuk mau cepet, giliran jalan kosong, malah santai2..

  53. satria biru berkata:

    ane juga lebih suka touring solo tapi bawa boncengan bro, kan lumayan klo cape ada yang mijetin dari belakang hehe… touring solo lebih puas mengekplorasi motor n bisa brenti dimanapun tempat yang kita senangi n lebih ngirit hehe… cuma klo ada trouble terpaksa dibenerin sendiri 😦

  54. TIGI EDAN berkata:

    1. Konvoi touring cenderung arogan dijalan (gak semua sih) tapi berdasarkan pengalaman memang seperti itu. semua kendaraan “dipaksa” minggir, agar rombongan konvoi touring bisa lewat (dalam hati saya berkata..apa-apaan ini? kayaknya ini rombongan gak penting-penting amat, paling sampai tempat tujuan juga cuman nongkrong). namun pas lewat dijalan searah , mulus dan kosong, malah cuman lari 80 kpj… cape deh..

    jawaban w bro :
    a. terima kasih atas tulisan gak semua konvoi touring arogan dan itu memang benar.
    b. untuk pernyataan “dipaksa” minggir. sepertinya terlalu fulgar kata2 ny, lebih etis minta perioritas jalan, dikarenakan pada saat touring sudah ada SOP nya tersendiri (beda club beda SOP).
    c. tujuan kami sebagai club juga gak cuman nongkrong yang TONG KOSONG tapi berisi seperti membicarakan perihal hal mesin, daerah yg dilewati, dll yang w rasa itu malah dapet menambah pengetahuan yang gak di ajarin disekolah.

    2.Konvoi Touring cenderung “Show off” atau pamer. rata-rata peserta konvoi touring motornya sudah dimodifikasi. dan jujur saja sebagian dari mereka bangga kalo motornya pas lewat terus dipandangi orang. Apalagi yang pake knalpot free flow… wuih kaya merasa paling gagah sendiri.

    jawaban w bro :
    a. bukan pamer, akan tetapi bangga atas hasil jerih payah memodifikasi tunggangan nya, gak sembarangan modif loh bwt tunggangan kesayangan dan gak murah juga, contoh klo rider touring kaya w, box ajah bisa sampe 2 juta blm bracket ny (ada box yg sampe 10jt), ada yang modif harganya melebihi harga motor itu sendiri, jadin klo di pandangin so pasti seneng lah.

    3.Konvoi Touring kadang-kadang malah gak safety riding dan sering melanggar lalu lintas. Yups ..saya mengamati sendiri, contohnya pas lewat ditikungan ada garis putih tidak putus-putus. sudah jelas ada mobil didepan rombongan, tetep aja mendahului sambil kaki kanannya “nendang” kekanan memberi tanda kepada mobil depan suruh minggir..

    jawaban w bro :
    a. nah ini yang salah dan tidak sesuai dengan SOP SAFETY RIDING baku yang ada.
    akan tetapi tidak semua seperti itu (thanx atas masukannya).

    4. serta konvoi touring rata-rata HOAXer. maksudnya gini.. pernah ada teman dari Tegal touring kebatang, sampe batang jam 6 sore. Trus setelah sampe batang. saya tanya dari tegal jam berapa? Road captainnya menjawab, dari Tegal jam 5 sore. Wah hebat benerr Tegal-batang cuman satu jam… just info, jarak dari Tegal kebatang sekitar 80 km. Saya sendiri kalo lagi “ngedan” baru bisa dapat satu jam, Lha ini perjalan rombongan, larinya cuman 60-80kpj kok bisa satu jam?? ya berarti Hoax.. xixixii..

    jawaban w bro :
    a. gak semua HOAX koq, klo emnurut pengalaman w yang W start dri jakarta timur dan finish di cibodas, bogor, standart itu antara 2-3 jam perjalanan tapi W sama club W sanggup sampe 1 jam perjalanan (dengan catatan brgkat jam 10 malem), jd kondisi jalan bisa cepat atau lambat tergantung situasi dan kondisi yang mendukung perjalanan tersebut.

    4.Kalau mau istirahat mesti ngikutin road captainnya.

    jawaban w bro :
    a. wah ya klo ini ya so pasti harus itu, karena ROAD CAPTAIN bertangung jawab atas rider yang dipimpin nya, ya kaya ketua kelas tangung jawab di kelas nya, simple kan. Tp bahasanya bukan MESTI NGIKUTIN, tp klo ada kebutuhan ijin dengan ROAD CAPTAIN dahulu agar dikoordinasikan dengan anggota yang lainnya.

    5.Konvoi touring, gak bisa top speed

    jawaban w bro :
    pernyataan lo yang ini koq bertolak belakang dengan pernyataan lo yang ke 1, 2 dan 3 (AROGAN, SHOW OFF dan GAK SAFETY RIDING).
    tadi katanya AROGAN, SHOW OFF dan GAK SAFETY RIDING, tapi klo mau TOP SPEED berarti kan harus ngelanggar itu semua, TOP S[PEED klo di jalanan umum karena lo konteks nya touring PASTI AROGAN karena mau pake jalanan sendiri dan GAK SAFETY RIDING karena gak memperdulikan pengendara yang lain dan so pasti lo pangen SHOW OFF dibilang hebat karena bisa TOP SPEED.

    so itu jawaban dari W sebagai BIKERS TOURING.

    KEEP SAFETY & BROTHERHOOD
    see you on the road.

    • wahyu berkata:

      Pd intinya peserta Touring mayoritas lebih menonjolkan sifat AROGAN di jalan, katanya slogan biker BROTHERHOOD tp knp harus jd AROGAN di jalan, dlm artian org2 atau pengendara lain baik mobil, motor, truk, bis disuruh minggir tp apabila peserta touring tsb disalib tentunya akan marah bukan?? Coba dipikir secara imbal balik atau kaji ulang dgn baik. Knp saya bs bilang spt ini? Krn saya pernah jg mengalami jd peserta touring yg mana selama dijalan tdk sesuai dgn hati nurani saya sbg seorang pengendara yg baik. Tdk ada 1 pun peserta touring dr club atau komunitas yg mau NGALAH dijalan, semua beranggapan apabila toring harus JADI RAJA JALANAN. Jangankan hal touring luar kota utk hal2 yg sepele saja para riders mana ada yg bs sopan santun & tertib di jalan spt pengendara mobil. Apakah ada riders yg mau antri apabila macet?? Apakah ada dilampu merah riders mau berhenti dibelakang garis putih?? Seiring dgn banyaknya populasi kendaraan roda 2 & roda 4 sudah PASTI RODA 4 akan tertib & santun di jalan drpd RODA 2. Ironisnya lg sudah tau para riders banyak yg tdk sopan & tdk benar di jalan tp selalu saja MEMBANGGA2 kan yg namanya TOURING, SAFETY RIDING, BROTHERHOOD. Artinya semua itu hanya simbol PEPESAN KOSONG.
      Apabila anda atau para pembaca merasa tdk yakin dgn tulisan saya ini silahkan anda LIHAT dan SAKSIKAN bgm riders & drivers dijalanan?? Mana yg lebih banyak melanggar antara riders dan drivers. Cara ini saya rasa cukup baik untuk anda kaji sendiri tp biar bgm pun jg ini adalah Indonesia yg mana rasa kecemburuan sosialnya masih tinggi sekali antara RIDERS dan DRIVERS

    • obel berkata:

      SETUJU MAKSIMUM GAN. justru kalo konvoi itu cenderung nggak bakal ngebut soalnya pasti mentingin kebersamaan rombongannya. ini yang bikin seru. kalo sendirian mah mana asiknya. lagian kita” juga nurut banget sama pak polisi berikut marka”nya. bayangan situ konvoi pengendara” alay kali.
      setuju sama agan TIGI EDAN soal situ sendiri arogan lah nyari top speed dsb. berasa raja jalanan gitu? alay gan hahaha

  55. hansen berkata:

    mau nanya nih..
    biasa nya aku single touring sekitar sumatra utara doank..
    tapi ada rencana nih mau touring keliling sumatra sma tmen”,kira-kira apa aja persiapan nya?
    trus kalo pake motor bebek atau matic apa bisa? soal nya temen banyak yg cuma pnya motor itu..
    tlng dbntu yah..
    makasih….

  56. Ronaldo berkata:

    Kl lwt situ boleh ni bro minta pengawalan, sekalian ngasi tau jalan..hi..hii

  57. indra berkata:

    keren broo,,saya suka,,,
    dengan single touring kita bsa menemukan filsafat hidup,,,dan pola pkir khidupan di daerah yg kita kunjungi,,mengasah kecerdasan ,,karena hidup kita dijlan tergantung kita dan tak ada teman yg mmbantu,,,lebih ada adrenalin disitu
    saya dulu jga anak club ,,,ttpi skrang ,,,ternyata lebih indah jika independent…
    hidup untuk para independent

  58. riders berkata:

    Touring rombongan itu maksudnya apa sih, mengganggu pengguna jalan lainnya, apalagi pake pengawal segala, jadi sampah jalanan

  59. obel berkata:

    yaa semua riders dijalan punya karakter ndiri” lah gan. pasti masih ada lah yang konvoi touring yang tetep sopan, jangan ngata”in jugak. kalo kita” yg udah konvoi touring sopan” dibilang hoax dsb. jengkel jadinya. situ ndiri yakin udah sopan di jalan?

  60. riders sopan di jalan berkata:

    ah jancok semua. pada banyak komen. udah ngerasa paling sopan di jalan apa.

  61. suharto berkata:

    ya sama dengan saya lebih suka solo touring bersama boncenger (istri) lebih santai tidak dan tidak norak dan ugal2an (maklum sdh agak tua).

    libur tahun baru kemarin saya solo touring bersama boncenger dari Jogja – Bali benar2 sangat luar biasa bisa keliling lihat2 panorama alam dan pemandangan yang indah.

    santai tidak terikat waktu karena jadwal kita sendiri yang mengatur dan kemana kita suka.

    cuma 1 yang perlu kita perhatikan solo touring jelas tidak ada teman yang membantu kalau ada apa2 diperjalanan,harus waspada dan hati2…apalagi saat melewati jalur rawan kecelakaan dan kejahatan,

  62. sky berkata:

    Kalo solo touring..kalo ada apa-apa agak ribet karena hanya bisa ngandelin diri sendiri atau boncenger…Tetapi lebih bebas untuk mengatur keperluan pribadi kita…
    Kalo konvoi touring..kalo ada apa-apa masih ada teman yang diandalkan…Tetapi agak kurang bebas untuk mengatur keperluan pribadi kita…

    Kalo masalah ugal-ugalan…gak solo touring..gak konvoi touring..bisa aja ugal2an kan…tergantung yang bawa motor juga…tetapi ini mutlak untuk di benahi..dan saya lebih konsen untuk membenahi yang ini…

    Mengenai SOP…karena beda club beda SOP jadi gak ada standard….itu yang bikin kadang ada yang gak suka..dan kadang ada yang suka….makanya mesti pinter2 pilih club…jangan asal gabung aja..asal kepingin banyak teman…

    Semua ada plus minusnya….dimaklumi saja…

    ** Saya kepikiran…Jika ingin kumpul2 di suatu tempat…mungkin lebih enak kalo kita ( 2 org atau lebih / 1 club atau lebih ) berangkatnya solo touring…..tetapi kumpul di satu tujuan….yang masih belum berani boleh beriringan 2 motor (maks 3 motor)…Jadi kita secara pribadi masih tetep leluasa….tetapi kalo ada apa-apa bisa minta tolong juga kepada riders yang dibelakang kita atau yang masih belum jauh didepan kita….maka perlu alat komunikasi…agak ribet sih…tapi mungkin ada solusi lain biar tetap enak….

  63. echo Byonic berkata:

    Sya mau solo touring nih dari padang ke jakarta, rada2 ngeri sih, tp pngen ngerasain perjalanan jauh, skalian mau pindahin posisi si kebo besi. Ada tips buat saya ga. Berhubung jarak yg di tempuh jauh

  64. Ping balik: Anak klub motor, satu berulah yang lain dan nama klubnyapun ikut tercoreng | yudibatang personal blog

  65. orang tua berkata:

    kalo solo touring lihat dulu startnya dari mana..? dari jakarta ya lumayang, kurang lebih12 jam gan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s