Ridang via pantura? Kenali cara berputar arah truk tronton tanpa kenek

Halo brother biker πŸ˜€ … sekedar share salah satu pengalaman berkendara dipantura, yang mungkin dari sebagian besar anda belum mengetahuinya. Yups..Jalan pantura atau pantai utara adalah jalan raya utama antar kota antar propinsi diPulau jawa bagian utara. Kebanyakan jalan ini memiliki dua jalur yang berbeda yang dibatasi oleh sparator. Masing -masing jalur memiliki dua lajur. jalur pantura itu tempat lewatnya berbagai kendaraan bermotor, dan hampir semua truk dan Bis melewatinya.
??????????

Nah khusus truk besar (tronton) dan bus besar, biasanya bila mereka mau berputar arah yang mengharuskan melewati ruang diantara sparator umumnya ada satu orang (biasanya kenek/kondektur) yang memberikan tanda atau aba-aba kepada pengguna jalan lain. bahasa gampangannya “sorry gan mobil ane mau lewat, minta jalan sebentar :mrgreen:
Namun bagaimana bila sisopir truk tidak membawa asisten atau kenek? nah..begini caranya
gambar ilustrasi truk berputar arah

Tidak jarang banyak kasus kecelakaan tabrakan beruntun, tabrak belakang dan motor kelindas bermula dari ketidak tahuan pengendara r4 atau R2 dengan karakter truk dijalan raya. Kuncinya bila ada kendaraan didepan kita menyalakan lampu hazard, kita harus mengurangi kecepatan dan menunggu sejenak apa yang akan dilakukan kendaraan didepan kita.
Laka-lantas

Iklan

Tentang yudibatang

Seorang yang menyukai hal-hal tentang sepeda motor, yang sedang mencoba membuat sebuah blog.
Pos ini dipublikasikan di Bikers, Motuba/mobil bekas, pengalaman berkendara, safety riding, Tips sepeda motor dan tag , . Tandai permalink.

40 Balasan ke Ridang via pantura? Kenali cara berputar arah truk tronton tanpa kenek

  1. rusmanjay berkata:

    sip…. mesti waspada. apa lagi kalau pakai gandengan

  2. Yoshi berkata:

    sip, mantab tipsnya πŸ™‚

  3. kasamago berkata:

    siip, perlu waspada and menebar array radar..

  4. mbah tejo berkata:

    Ok sip tips nya

  5. rsaputro berkata:

    oohhh gitu ya.. siap om mantap ni kalau semua pengendara tau tradisi ini.. atau setidaknya pada waspada dengan apa yang ada didepannya http://wp.me/p3wvjk-h5

  6. gundamz berkata:

    Pancen medeni pantura itu.

  7. pak tarno berkata:

    mas Yudibatang salah :mrgreen:
    prinsip lampu kuning di Indonesia itu bukan “hati-hati”
    tapi “cepetaaaann”
    contoh:
    saat lampu merah motor berenti ketika lampu berkedip kuning menjelang hijau (belum hijau) semua motor udah tancap gas, begitu juga saat lampu hijau menuju merah, sewaktu lampu berkedip kuning bukannya ngurangi speed malah nambah speed curi waktu.
    apalagi lampu merah baru aja gak sampe sedetik, wooohhh yg nyerobot banyak.
    sama halnya dengan sein, walau udah nyalain sein tetep aja ada yg curi kesempatan nyalip sebelum kendaraan itu berbelok

    • Fitready berkata:

      udah jadi kebiasaan umum, kenapa gak mulai dari diri sendiri, itu pikiran ane gan untuk menertibkan diri.

      • pak tarno berkata:

        ane juga ngaca diri sendiri om πŸ˜€
        pernah merobos lampu merah yg baru aja nyala, eh ternyata dari lawan arah juga ada yg nyerobot sebelum lampu ijo nyala, untung masih diberi keselamatan,
        kapok

    • dewadieja berkata:

      Apalagi liat yg didepan kita udah nyalain sein tapi tetap ditengah2,jadi jengkel….tambah eneg,pas yg didepan kita udah nyala sein kanan,kita mo nyalip kiri,eh dianya ikut minggir kekiri…jiaann,tepok helm !!!

    • Rip Cobain berkata:

      saya berhenti pas lampu merah baru nyala malah di tabrak dari belakang pak,, aduh indonesia,,,,

  8. didik berkata:

    laik dis, nais info

  9. fnaufala berkata:

    bener, apa maning pas ng batang truk ra kuat nanjak pas mburine serem

  10. agung berkata:

    yup bener kang. malah ketika kita dijalur kiri truk nya sein kanan dan berhenti. Waduhhh!!!

  11. didi berkata:

    heran,,,kenapa di jawa banyak truk pakai gandengan (bukan trailer,tp bak yg ditarik), kalau di riau yg seperti itu tak boleh karena berbahaya

    • pak tarno berkata:

      ya kalo dari pabriknya diijinkan bikin gandengan ya gak masalah dipake oleh masyarakat. kalo trailer mungkin di pedesaan jawa sulit dipake karena jalannya kecil, mending pake gandengan yg bisa menikung di jalan sempit, kalo trailer ya repot

  12. RezaYellow46 berkata:

    Tips nya mantep bener, membelakangi truk emang beresiko jd mending kita pelan2 aja sampe jelas tu truk mau ke arah mana

  13. yudha depp berkata:

    di belakang truck ada tulisan NGUBER SUSU.
    maksudnya apa neh?????
    qiqiqii
    http://yudhadepp.blogspot.com/2013/05/suzuki-kehilangan-keberanian.html?m=1

  14. Erit07 berkata:

    Yap,kudu waspada…

  15. Cah pekalongan berkata:

    Joss

  16. ipanase berkata:

    berguna nih, jossss lek πŸ˜€

  17. johan berkata:

    absen dulu…… ^_^

  18. poltergeisth13 berkata:

    gitu ya om?sip tipsnya. . . .

  19. Wiskha Firawan berkata:

    Mas, saya penggemar berat blog anda, semua tuliasan mas saya baca. Boleh minta tipsnya agar blognya bisa dibaca banyak orang. Thanks

    • yudibatang berkata:

      Untuk pemula , 1. sering-seringlah tulis komentar dan sertakan link artikel terbaru dari blognya mas Wiska diblog2 yang sudah ngetop seperti TMC.Blog, Triatmono, Indobiker, Iwanbanaran dan lain2. 2.Harus punya ciri sendiri dan konsisten menulis, kalau bisa setiap hari ada artikel baru . selamat ngeblog πŸ˜€

  20. lampu hazard sekarang di pakai ketika hujan2 mas yudi…

  21. ari berkata:

    mantap,selalu fokus dalam berkendara

  22. jaelan.. berkata:

    hrs hati2 bagi biker apabila ada kendaraan truk yg tonase berat..krn remnya tdk stabil..apalagi turunan / tanjakan…. untuk kebaikan semua…
    karna truk2 tsb membutuhkan SPACE yg agak besar….berisiko apabila menghalanginya….
    sy bicara hal tsb…karna sy pun suka bawa.. dan merasakan apabila drivernya lg cuti..dgn tonase s/d 15 ton..tanpa membawa kenek.
    good artikel mz…

  23. Duinnn berkata:

    Nice share gan.

  24. berlandio berkata:

    Makanya harus sering2 ngeliat pantat.. kendaraan πŸ˜€
    Kadang kita udah sein aja orang masih pada gak nyadar kok, malah teriak2 sok bener..

  25. Adhitya Ramadian berkata:

    nice share mas! artikel begini yg aku tunggu2, ok keep share ya mas!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s