Dilema pemasangan plat nomor depan dimotor sport fairing

Halo brother biker πŸ˜€ … Yang namanya motor sport fairing salah satu bagian yang membuat ganteng adalah tampilan “mukanya”, Sayangnya aturan dinegeri kita tercinta mewajibkan setiap sepeda motor yang digunakan dijalan umum harus memasang plat nomor.Β 1927009Honda-CBR250R-V-Yamaha-R25780x390 sekali lagi plat nomor alias nomor polisi yang tercetak di papan alumunium dibagian depan dan dibagian belakang sepeda motor. Nah..disini para pengguna motor sport fairing merasakan dilema, plat nomor mau dipasang ditempat plot nomor yang sudah ada, malah jadi “merusak” tampilan.

10947313_879654078723968_7897695300579700172_nAkhirnya plat nomor ditempel diwindsield bagian dalam, ada yang dilakban ada yang disekrup ada pula yang cuman diselipin :mrgreen: yah… resikonya kalau ketemu razia polisi macam kaya polisi Cirebon, harus kena tilang atau salam tempel he..he.. πŸ˜€

salam tempel

Demikian pula plat nomor yang bagian belakang. Demi mengejar tampilan “motogp look” . Kalau ini sih tidak hanya berlaku bagi motor sport fairing, kadang-kadang motor sport naked juga .

images

banyak dari mereka yang melepas spatbor belakangnya dan menaruh plat nomornya dibawah jok ada juga disamping. Hhmmm… Kalau mau aman dan tentram ya, pasang plat nomor seperti pada tempatnya sajalah… πŸ˜€

Iklan

Tentang yudibatang

Seorang yang menyukai hal-hal tentang sepeda motor, yang sedang mencoba membuat sebuah blog.
Pos ini dipublikasikan di Bikers, Info parts motor, pengalaman berkendara, safety riding dan tag . Tandai permalink.

11 Balasan ke Dilema pemasangan plat nomor depan dimotor sport fairing

  1. kusnanto berkata:

    mengurangi kegantengan 10%

  2. bejoselamet berkata:

    polisi cirebon rusuh ya mas,next artikelnya kuwe bae kang

  3. andhi2010 berkata:

    Harusnya sih tetap ditindak.
    Eh klo motor 250cc ato klub jarang diberhentkan tu di daerah yg saya lewati.
    Parah kan

  4. haryudh4 berkata:

    Soal plat nomor depan, pernah dengar kata orang bule… Katanya di Belanda (negara dia) atau bahkan hampir seluruh negara Eropa, justru dilarang. Alasannya: “In case of emergency, like with a pedestrian, it works like a knife…”.

  5. java36 berkata:

    Pernah ditilang pulisi cerbon gara2 plat nomer juga :v

  6. st3v4nt berkata:

    Polantas dan Kemenhubnya suruh studi banding ke negara barat dulu deh….giliran AHO aja cepet banget realisasinya kalau soal plat depan gak mau soalnya rugi masa dari cetak 2 plat jadi cuma satu….

  7. thedeadbone berkata:

    sngar pol cirbon…
    untuk plat luar langsung maen tilang pdhal disana sliweran pd g pake helm cuman diliatin..

    “lha itu pak nggak pake helm”
    “km udah salah malah nyalah”in orang (lampu gak nyala disiang hari wktu plg kampung)”
    ngoahahah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s