Beberapa produk flag ship Honda Indonesia yang berubah menjadi “produk gagal”

Halo brother biker ๐Ÿ˜€ … Mangamati dinamika perkembangan penjualan sepeda motor ditanah air, ada beberap produk dari Honda Indonesia alias Astra Honda Motor yang pada awal peluncurannya sangat heboh serta menyandang gelar frisian flag “flag ship” namun pada akhirnya produk tersebut malah “gagal” menjalankan perannya ๐Ÿ˜€ Honda CBR250 emblem

Nah apa saja produk-produk sepeda motor tersebut?? ini dia produknya menurut Opini Yudibatang ๐Ÿ˜€

New cbr 150 2 yudibatang

1. Honda CBR150R Built up Thailand

Motor ini sebelum dijual resmi diIndonesia,ย  yudibatang sudah ngetes duluan karena ada teman yang membelinya secara bulit up. artikelnya ada disini ๐Ÿ˜€ ย  Motor All new Honda CBR150R yang mulai dijual sekitar tahun 2011 ini, sebelum kemunculannya sudah membikin heboh dunia perbloggeran tanah air ๐Ÿ˜€ Motor ini waktu itu dijual sekitar 45 jutaan!! Namuuun.. begitu Yamaha R15 brojol yang dibandrol sekitar 28,5 Juta, Value All New Honda CBR 150 R langsung terjun bebas. Lama-lama penjualannya “ora payu” dan gelar flag ship berubah menjadi “produk gagal” he..he.. :mrgreen:

Honda CBR250 repsol edition

2. Honda CBR250R Built up Thailand

Motor ini awalnya ditujukan untuk melawan dominasi kawasaki Ninja 250 R, namuun ternyata mind set pengguna motor 250cc ini kebanyakan tidak menyukai motor 250cc dengan silinder tunggal. Apalagi setelah Yamaha Indonesia mengeluarkan Yamaha R25 , wiss… tambah ora payu. Bahkan info terakhir yang saya dapat, motor ini tidak terjual sebijipun!! Lagi-lagi motor yang tadinya memiliki gelar flagship menjadi “produk gagal” ๐Ÿ˜€

15d5a01eb18de8ec7730b4a89ba4a1b9-pm54

3. Honda PCX 150 Built up Thailand

Yang ketiga Motor matic Honda PCX 150, Pada awal peluncurannya juga cukup heboh. menyandang gelar skutik premium, Namuuun begitu Yamaha Indonesia merilis Yamaha Nmax 150, Langsung bubaaarrr… penjualannya langsung mengkeret. Dan lagi-lagi menyandang “produk gagal” he..he.. ๐Ÿ˜€ย  Memang bener yang dikatakan Blogger senior Mas Rudi Triatmono, mengutip tulisan diartikel beliau “Di Indonesia yang menjadi โ€˜motherlandโ€™ Yamaha NMaxโ€ฆ product ini dipasarkan dengan harga yang menggodaโ€ฆ cukup Rp. 27 jutaan saza โ€ฆ otomatis value nya terdongkrak naik โ€ฆ!!! Apalagi sebelumnya konsumen Indonesia disuguhkan Honda PCX yang dibandero seharga Rp. 39 jutaanโ€ฆ untuk sebuah skutik premium โ€ฆ!!!”

 

Silahkan share pendapat anda ๐Ÿ˜€

Iklan

Tentang yudibatang

Seorang yang menyukai hal-hal tentang sepeda motor, yang sedang mencoba membuat sebuah blog.
Pos ini dipublikasikan di Horor, Info parts motor dan tag , , , , . Tandai permalink.

28 Balasan ke Beberapa produk flag ship Honda Indonesia yang berubah menjadi “produk gagal”

  1. ardiantoyugo berkata:

    gagal gara gara operpress kui… nek cbr 150r thailand pas 29jt sempet galau… ๐Ÿ˜ณ

    Video review Vario 150 Kars TV: http://wp.me/p1eQhG-12A

  2. Handaru Doank berkata:

    Tiga-tiganya punya kesamaan, yakni import

  3. ashes berkata:

    Yamaha ngerusak pesta ya.

  4. blade-in berkata:

    Salah sendiri. Ngakunya pabrikan paling gede sejagad raya…. tapi gak bisa bikin senidiri (lokalin) motor-motor bagusnya. Bisanya cuma bikin matic entry level. Itu pun banyak dijual di kandang. Diekspor pun cuma Timor Leste !!! Itulah AHM; Asli Honda Memble !!!

  5. brigade jalan raya berkata:

    suzuki inazuma? :mrgreen:

  6. brigade jalan raya berkata:

    eh lupa, bahas honda ya. ๐Ÿ˜†

    tapi maksud saya mau bandingin dengan nasib suzuki. kalo cbr150r beda dengan inazuma secara flagship. inazuma bener gagal. kalo cbr150r built up harus diliat dulu. apakah pernah mencapai target penjualan? terus regenerasi/strategi? saya lihat sih, cbr150r mengalami strategi baru. dibuat lokal, dan dengan basis tang baru tapi di sisi engine tetap. sama tuh, kalo inazuma builtup dilokalin lalu sukses, apakah inazuma pernah dikatakan gagal dulunya. ya wajar, namanya produk flagship impor tidak murah dan berbicara kualitas. mesri target pasarnya ga muluk2.

    kalo produk gagal = diskontinue. kalo ada regenerasi, ya bukan diskontinue, tapi strategi baru.

  7. brigade jalan raya berkata:

    oyah, kita juga bisa berpikir sederhana. jika YIMM ekspor NMAX ke thailand, kata lain, Yamaha Thailand impor BLNMAX builtup, harganya lebih mahal dari PCX di sana. lalu NMAX di thailand ga laku, sebab overprice, apakah YIMM disalahkan? bikin produk gagal? jadi tolak ukurnya 1. target pemasaran 2.ada regenerasi/strategi baru.

  8. brigade jalan raya berkata:

    kenapa inazuma bener gagal. jika dibandrol murah pun waktu itu (diskon 10 juta) mengibaratkan ini bukan lagi harga motor impor, tetap aja ga ada yang suka. jualnya susah bingit. mending duit segitu beli zx250 second.

    gimana mas yud? ๐Ÿ˜€

  9. gaplek mania berkata:

    masih inget CS1 itu flagshipnya di kelas bebek (walau honda menggolongkannya sport)

  10. dioardi berkata:

    okey kang, opini anda sangat beralasan, kenyataan memang demikian.
    https://dioardi.wordpress.com/2015/03/17/sepuluh-wanita-sexy-tercantik-di-asia/

  11. siapa bukan sih berkata:

    honda cbr BU thai mah emang mukanya jelek mas, bentuknya juga begitu, kalah sama cbr sebelumnya yang ramping tapi disain agresif.

  12. fnaufala berkata:

    tapi cbr150fi lumayan juga sih yg beli

  13. james berkata:

    sebenernya bukan produknya yg gagal sih om, tp marketing gagal…

  14. Ms Dhukha berkata:

    Terlalu Mahaalll, dan terlalu pede dengan nama besarnya….

  15. Mas Sayur berkata:

    ada untungnya cbr250 itu jadi produk gagal **BAGI SAYA… ๐Ÿ˜‰
    bisa dpt cbr250 seken kondisi mulus harga murah…. ๐Ÿ˜‰

    http://bakulkangkungjpr1.com/2015/03/16/motor-anti-begal/

  16. haryudh4 berkata:

    Aku pikir bakalan CS1 yang masuk artikel… :mrgreen:

  17. brigade jalan raya berkata:

    hehe. multi tafsir ๐Ÿ˜†

  18. putra berkata:

    kadang aku berfikir ko org pd pinter2 pada lulusan kuliahan, tapi ko gak bisa bedain harga dan tetek bengek import ya,.. padahal mereka sebetulnya sudah tau, apa sengaja memberikan pembodohan???

  19. damen berkata:

    produk gagal berikutnya :
    1. R25
    2. Mio Blue Core series

    kenapa akan gagal ?

    karena ‘kalah awu’ dari rivalnya : R25 kalah tenar dengan Ninja 250, Mio Blue Core terengah-engah ngejar Beat series,setelah sebelumnya Mio J series juga gagal total dalam penjualan

  20. damen berkata:

    kalo CBR 150 fi CBU saya pikir bukan produk gagal, cuma masalah harga saja,tapi secara kualitas, CBU ini memang top markotop

    soal purna jual, justru pemilik CBR150fi CBU bisa senang dengan kehadiran CB150 dan CBR K45 karena sparepartsnya jadi murah,sementara motornya CBU hehehe…

    ingat saat CBR150fi diskon 13 juta,pada rebutan, bukti motor ini diminati tapi harganya yang ngikutin kurs nilai tukar rupiah jadi sangat mahal

    *kalo minta CBU seharga produk lokal,judule ngimpi ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s