Pengalaman nyetir mobil, mesin over heat, rem macet!!dan hampir menabrak bus Di jepara Jawa Tengah

Halo Brother biker 😀 … Membaca dan melihat berita kecelakaan sebuah motuba (mobil tua bangka) menabrak bagian belakang bis Didaerah turunan gombel Semarang yang sangat mengerikan. saya jadi ingat pengalaman pribadi. 11069895_414854825347887_2471875458889164405_n

yaitu pengalaman tentang menyetir atau mengendarai Motuba melewati jalanan menurun tapi mesin over heat dan rem macet!! Jadi ceritanya begini…. Waktu itu sekitar tahun 2013, saya sedang ada kerjaan daerah Jepara Jawa Tengah. Saat itu saya mengendarai motuba Daihatsu Charade tahun 1986. ??????????Walaupun mobil tua, tapi kondisi mesin, kaki-kaki dan kelistrikan sudah saya upgrade. karena motuba ini saya gunakan untuk perjalanan jarak jauh kadang perjalanan dari Batang-Cirebon kadang dari Batang keJepara.  hanya satu bagian yang belum beres, yaitu AC.

gosok mesin Daihatsu CharadeAC motuba saya masih bermasalah, kalau AC dinyalakan tapi kurang dingin padahal sudah isi freon. Untuk sementara AC dinyalakan kalau pas hujan saja. Kalau disiang hari ya pake AC alami bin kristalisasi keringat :mrgreen: Berangkat dari Batang sekitar jam 5 pagi sehabis subuh. Sampai Jepara sekitar jam setengah sepuluh. Lagi seneng-senengnya dolanan motuba, sampai diPabrik bukannya istirahat dulu, tapi langsung buka kap mesin dan “otak-atik”. saya coba rubah-raubah posisi selang -selang angin dibagian selenoid AC.

??????????Setelah itu, saya coba kembali mengendarai motuba saya jalan dalam kondisi AC menyala. Oh iya kebetulan siOwner pabrik yang bernama PakAbdul lagi nyantai dan ikutan naik kemotuba saya. Pertama jalan, kabin motuba masih terasa dingin… melewati jalan Wahid hasyim, jarum indikator temperatur mesin sudah mulai naik (posisi ditengah). Saya nyetir sembari ngobrol-ngobrol dengan pak Abdul. Karena rute ngetes mobil yang dekat, saya nggak begitu kawatir dengan temperatur mesin.

Jl.Kop Moh SukriMulai masuk tikungan diJalan Kopral Moh Sukri, saya masih cuek. Dan jalan semakin menurun tapi kondisi lalu lintas sepi. Tiba-tiba mesin mati mendadak!! dan ketika kaki saya menginjak pedal rem, Bah!! pedal tidak bisa ditekan alias macet!! “Busyet!! Over heat nih mesin” guman saya dalam hati. (Pada umumnyaa mekanisme rem pada motuba menggunakan  boster yang berhubungan dengan kompresi mesin, jadi kalau mesin mati karena over heat, booster rem juga tudak bekerja alias macet CMIIW). Jalan semakin menurun curam dan didepan ada bus kecil, disisi kanan ada trotoar tinggi lalu ada tembok pembatas dan sungai. Disisi kiri jalan aspal hanya tanah dengan rumput sedikit.

Yudibatang nyetir charade pake topiTindakan pertama yang saya lakukan adalah Saya berusaha tetap tenang dan tidak panik, saya tidak bilang kepakAbdul kalau mesin mobil mati. Tindakan kedua saya matikan saklar AC mobil. Sementara siBus kecil malah berhenti emnurunkan penumpang!! Saya bersikap pura-pura tidak terjadi apa-apa agar pakAbdul tidak Panik. Saya tetap emndahului bus kecil. Tindakan ketiga saya turunkan gigi bertahap.. dari gigi empat kegigi tiga, gigi tiga kegigi dua dan sampai pada gigi satu. Proses menurunkan gigi secara bertahap ini lumayan bisa mengurangi laju mobil. Tindakan keempat saya saya tari tuas rem tangan. dan akhirnya mobil bisa berhenti dan saya pinggirkan kepinggir aspal. Setelah itu saya pura-pura membuka kaca jendaela dan bilang kePak Abdul kalau saya mau merokok. Saya coba menyalakan mesin…cekikikiki… mbreeemmm!!.. Alhamdulillah mesin menyala lagi. Pak Abdul bertanya “Lho kok tadi mesinnya dimatikan masyudi?” . Sambil tersenyum saya menjawab “Tadi mesinnya over haet dan mati sendiri, remnya juga macet”. “Walaaaahhh Mas… untungnya masyudi nggak ngomong, kalau saya tahu tadi mesinnya mati dan remnya macet dijalanan menurun, saya mungkin sudah teriak-teriak minta tolong”!! Ujar pak Abdul dengan wajah cemas… Just share, memiliki motuba harus tahu seluk belum motuba tersebut. Selalu check dan re-chek kondisi motuba. Tapi kalau tidak tahu dan tidak bisa menangani satu masalah pada motuba lebih baik  serahkan saja pada ahlinya. jangan lupa membaca doa sebelum berkendara dan tetap hati-hati dan waspada.

 

Semoga pengalaman ini berguna bagi pembaca 😀

Iklan

Tentang yudibatang

Seorang yang menyukai hal-hal tentang sepeda motor, yang sedang mencoba membuat sebuah blog.
Pos ini dipublikasikan di Motuba/mobil bekas, pengalaman berkendara dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

16 Balasan ke Pengalaman nyetir mobil, mesin over heat, rem macet!!dan hampir menabrak bus Di jepara Jawa Tengah

  1. Hafidz Zikrian berkata:

    waduh bahaya

  2. Azis Karim berkata:

    Wahhhh….ngerinya. Jangan panik memang sangat penting ya Om Yudi 🙂

  3. Pengguna Motuba berkata:

    hahaha saya juga pernah mesin modar pas di tanjakan, alhasil rem keras dan ga bisa di injak, sempat takut juga ngegelosor ke blakang

  4. ashes berkata:

    Ga hanya jago nge gas. Tapi juga ahli muter stir. Mantap kang yud. Kapan ngegas jaran wesi lagi?

  5. bimo96 berkata:

    Kalo rem macet… Solusinya ya emang cuma rem tangan.. Tp ketika rem tangan jg bermasalah… Ya solusinya cuma satu.. Merem sambil baca syahadat.. Siapa tau mati lgsung msuk syurga :mrgreen: kwkwk guyon om

  6. brigade jalan raya berkata:

    ini baru kisah motuba trouble turun tanjakan. kalo ngebut lalu turun tanjakan? anti buat sebuah motuba.

  7. brigade jalan raya berkata:

    ini ada video kesaksian kecelakaan mas. ternyata bus ini sudah lama berhenti buat menaikkan penumpang.

    di sumber lain saya baca, pemotor yang buntutin motuba mengatakan, ‘mobil itu melaju sangat kencang lalu pelan, lalu kencang dan menabrak’. nah loh!

    lagi pula ini bukan turunan yang curam. salah motuba kah?

  8. kasamago berkata:

    weleh ndeleh.. mental jd kunci neh.. keep cool.

  9. balimotorider berkata:

    kang YB joozzz tenan tdk panik disaat genting bikin berpikir tetap jernih
    http://balimotorider.com/2015/03/22/keunikan-dan-keistimewaan-nyepi/

  10. brigade jalan raya berkata:

    hehe..bisa jadi. ssya setuju juga soal itu. kemungkinan itu bisa jadi. praduga tak bersalah saja ya. :mrgreen:

  11. deargone berkata:

    Motuba itu harus dijajanin utk bagian pendinginan mesinnya seperti radiator plus selang2nya, thermostat, waterpump serta blowernya dan diwajibkan diganti baru. Serta klo bisa alternator dan fuelpumpnya juga…..Share pengalaman karena komponen2 di atas paling yg bekerja keras dan jangan lupa pastikan REM harus kondisi prima

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s